PANTAI PRIGI ABADI DI PRIGI JAWA TIMUR

PANTAI PRIGI ABADI DI PRIGI

JAWA TIMUR


ARTIKEL PENELITIAN


Diajukan Kepada Akademi Pelayaran Nasional Surakarta Untuk Memenuhi Sebagian

Persyaratan Akhir Semester Mata Kuliah Bahasa Indonesia






Disusun Oleh: 

Elda Syahrina Setyo Fardiana

NIT : 202312008

PROGRAM STUDI

MANAJEMEN LOGISTIK

AKADEMI PELAYARAN NASIONAL

SURAKARTA

2023


KATA PENGANTAR


Assalamualaikum Wr.Wb.

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. atas segala limpahan rahmat serta hidayahNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan naskah tugas akhir semester dengan judul “Pantai Prigi Abadi di Prigi” ini dengan tepat waktu. Sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Raasulullah Muhammad SAW.

Perkenalkan nama Penulis, Elda Syahrina Setyo Fardiana, Nomor Induk Taruna 202312008, Kelas/Prodi 1C/Manajemen Logistik, tempat tanggal lahir Trenggalek, 27 Oktober 2005.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan Tugas Akhir Semester ini tidak lepas dari dukungan serta bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan dan keikhlasan hati, maka pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dalam pariwisata indonesia dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

Ucapan terima kasih kepada Ibu Fitri Anekawati,S.Hum.,M.Li. selaku dosen pembimbing yang telah mengarahkan penulis dengan penuh perhatian dan ketulusan.Penghargaan yang tiada terhingga juga penulis tujukan kepada pihak Universitas, dosen-dosen pengajar, seluruh karyawan perpustakaan, dan teman-teman yang tidak bisa penulis sebutkan namanya satu persatu.

Semoga Allah yang maha kuasa membalas jasa bapak-bapak, ibu-ibu, dan temanteman sekalian. Penulis menyadari dalam penulisan naskah Tugas Akhir ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu masukan, saran, dan kritik yang membangun dari berbagai pihak sangat diharapkan untukpengembangan selanjutnya. Sekian, semoga naskah Seminar ini dapat bermanfaat dan penelitian yang akan dijalankan pada saat Tugas Akhir akan berjalan dengan lancar.

Kartasura,   Oktober 2023





Penulis              


DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR................................................................................................................................2

DAFTAR ISI.............................................................................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................................................4

1.1 Latar Belakang...................................................................................................................................4

1.2 Rumusan Masalah................................................................................................................ .............5

1.3 Batasan Masalah................................................................................................................................5

1.4 Tujuan Penelitian...............................................................................................................................5

1.5 Manfaat Penelitian.............................................................................................................................5

1.6 Metodologi........................................................................................................................................6

1.7 Sistematika Penulisan........................................................................................................................6

BAB II LANDASAN TEORI.....................................................................................................................................................7

2.1 Kajian Teori......................................................................................................................................7

2.2 Kajian Hasil Penelitian Terdahulu...................................................................................................7 2.3 Kerangka Berpikir............................................................................................................................7

BAB III METODE PENELITIAN.........................................................................................................................................8

3.1 Jenis Penelitian.................................................................................................................................8 3.2 Lokasi Penelitian..............................................................................................................................8

3.3 Informan Penelitian..........................................................................................................................8

3.4 Teknik Pengumpulan Data...............................................................................................................8

3.5 Teknik Keabsahan Data....................................................................................................................8

3.6 Teknik Analisis Data.........................................................................................................................9 

BAB IV PEMBAHASAN.....................................................................................................................................9

4.1 Partisipasi Masyarakat......................................................................................................................9

4.2 Ekonomi Pariwisata.........................................................................................................................10 BAB V PENUTUP..............................................................................................................................................10

5.1 Kesimpulan & Saran........................................................................................................................10

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................................11


BAB 1

PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Pariwisata merupakan salah satu bidang yang perlu dikembangkan, dikelola dalam pembangunan karena pariwisata merupakan salah satu sumber devisa Negara yang sangat potensial dalam membangun perekonomian Negara. Selain itu pariwisata juga dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan taraf kehidupan, bahkan mempererat persaudaraan antar bangsa dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada Negara lain. mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, taraf hidup dan dalam mengaktifkan sektor produksi lain di dalam Negara penerima wisatawan. Kegiatan kegiatan ini dapat menambah pendapatan masyarakat dan menekannya tingkat pengangguran. Upaya pengembangan dan pendayagunaan berbagai potensi kepariwistaan nasional untuk meningkatkan lapangan kerja, pendapatan masyarakat, pendapatan Kabupaten dan pendapatan negara serta penerimaan devisa. Mengingat luasnya kegiatan yang harus dilakukan untuk mengembangkan kepariwisataan, maka perlu dukungan dan peran serta yang aktif dari Pemerintah dan masyarakat. Didukung dengan penerapan otonomi Kabupaten merupakan kesempatan bagi Kabupaten (Kabupaten dan Kota) untuk dapat menggali, mengembangkan serta mengelola potensi sumber daya yang dimiliki. Oleh sebab itu Kabupaten sangat perlu mengamati sektor-sektor yang berpotensi dijadikan sebagai tempat wisata yang nantinya dapat menjadi sumber pemasukan untuk Kabupaten masing-masing salah satunya wisata yang ada di Kabupaten trenggalek yakni objek wisata pantai prigi. Dalam pariwisata tentu diperlukan adanya pengelolaan, pengelolaan tempat pariwisata berguna untuk membuat suatu plan rencana ataupun pengorganisiran tempat pariwisata yang akan maupun sudah dikelola. Sehingga nantinya tempat wisata tersebut dapat memiliki pengelolaan yang profesional dan dapat meningkatkan minat serta kunjungan dari wisatawan. Tanpa adanya pengelolaan yang baik, maka tidak mungkin tempat wisata tersebut dapat bertahan lama dalam persaingan di dunia pariwisata, karena memang pengembangan adalah salah satu aspek terpenting pariwisata. Salah satu wisata yang memerlukan sebuah pengelolaan yakni berada di Provinsi Jawa Timur. Dan letak tepatnya berada di kabupaten Trenggalek. Kabupaten ini merupakan kabupaten yang memiliki banyak sekali keragaman jenis destinasinya yang sangat mempunyai potensi yang sangat menajubakan sehingga tidak jarang jika kabupaten ini menjadi target para wisatawan untuk datang berkunjung untuk berwisata ke daerah ini. bukan hanya dari sekitaran pulau jawa akan tetapi para wisatawan mancae negara. maka dengan banyaknya potensi yang dimiliki perlunya pengelolaan yang harus dilakukan agar wisata yang ada dapat dimaksimalkan. Salah satu wisata yang perlu dikembangkan ialah wisata Pantai Prigi. Wisata ini ialah wisata yang memerlukan sebuah pengelolaan yang ekstra karena ini ditunjukkan agar potensi wisata yang ada di destinasi ini memberikan sebuah gebrakan dan dorongan bagi para pengelola untuk mengelola dan mengembangkamnya, selain itu juga untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat agar mendapatkan pendapata ekonomi bagi daerah mereka. Namun untuk sekarang untuk melakukam pengelolaan akan terhambat karena adanya pandemic covid-19. Sehingga ini menjadi sebuah hambatan sekaligus tantangan bagi para pengelola wisata destinasi ini. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian di Bukit Kunci dengan judul“PANTAI PRIGI ABADI DI PRIGI”.


1.2 Rumusan Masalah

Didalam rumusan masalah ini Penulis membuat beberapa rumusan masalah yang dimana tujuannya agar dapat membantu serta memudahkan penulis dalam penyusunan alur pemikiran yang akan dibahas. Rumusan masalah tersebut antara lain :

1.             Bagaimana strategi pengembangan wisata Pantai Prigi agar dapat menarik lebih banyak minat wisatawan pada era adaptasi kebiasaan baru ?

2.             Bagaimana keterlibatan masyarakat dalam pengembangan Pantai Prigi di era adaptasi kebiasaan baru ?

1.3   Batasan Masalah

Dalam batasan masalah ini penulis memberikan batasan masalah yang telah diambil agar dapat digunakan dalam melihat bagaimana peran dari para pemerintah, masyarakat sekitar dan juga pengambangan strategi untuk meningkatkan daya tarik wisata Pantai Prigi.

1.4   Tujuan Penelitian

Penulisan ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah yang telah diuraikan diatas, adapun tujuan penelitian sebagai berikut :

1.             Mengetahui apa saja peran masyarakat terhadap pengembangan Pantai Prigi di era adaptasi kebiasaan baru.

2.             Mengetahui pengembangan wisata Pantai Prigi agar dapat menarik lebih banyak minat wisatawan pada era adaptasi kebasaan baru.

1.5 Manfaat Penelitian

Dalam penelitian ini tentu memiliki berbagai dampak yang sangat bermanfaat bagi penulis, masyarakat, pihak akademis dan pemerintah guna kemajuan dunia pariwisata dimasa yang akan datang. Adapun manfaat tersebut adalah:

1.  Bagi Penulis

Manfaat bagi penulis dalam penelitian ini yaitu dapat melatih dalam pembuatan suatu artikel ilmiah, mahasiswa dituntut dapat berfikir kritis mengenai penelitian yang ada di lingkup pariwisata khususnya pada masa pandemi Covid-19 ini. Penulis juga mendapat ilmu pengetahuan tambahan dari tempat wisata yang menjadi objek penelitian, di sisi lain penulis dapat mengetahui strategi pengelolaan yang ada disuatu destinasi pariwisata, karena memang dalam artikel ilmiah ini difokuskan pada pengelolaan.

2.  Bagi Masyarakat

Masyarakat sekitar objek wisata yang diteliti dapat memperoleh manfaat yaitu dapat menambah pengetahuan dan wawasan baru mengenai pengelolaan dalam pariwisata, selain itu masyarakat juga diharapkan dapat membuka diri dalam pengelolaan pariwisata yang baik dan profesional guna bersaing dimasa yang akan datang.

3.  Bagi Akademis

Yaitu bermanfaat untuk lebih mengerti pengelolaan destinasi wisata yang ada di daerah lain, selain itu juga dapat menambah pengetahuan dan referensi untuk penelitian-penelitian selanjutnya dalam konteks pariwisata yang berkaitan dengan pengelolaan. Artikel ilmiah ini juga dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran apabila diperlukan pada suatu saat nanti.

4.  Bagi Pemerintah

Pemerintah sendiri mendapat manfaat yaitu dapat digunakan sebagai pemetaan dan pertimbangan mengenai bantuan apa saja yang diperlukan dalam upaya meningkatkan pengelolaan dan pengembangan yang ada di tempat wisata tersebut. Sehingga dengan adanya penelitian ini pemerintah lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan dalam membantu, hingga terciptanya kerjasama yang baik dan berkelanjutan pada masa mendatang.

1.6   Metodologi

Penelitian tentang wisata pantai Prigi di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui olah data yang diambil dari internet.

1.7   Sistematika Penulisan

Untuk memperoleh pembahasan yang sistematis, maka penulis perlu menyusun sistematika penulisan sedemikian rupa sehingga dapat menunjukan hasil penelitian yang baik dan mudah untuk dipahami. Maka penulis akan mendeskripsikan sistematika penulisan menjadi 3 bagian, yaitu bagian awal, bagian inti, dan bagian akhir, seperti berikut:

1.  Bagian awal

Bagian awal meliputi halaman judul dengan ketentuan judul yang dibuat harus jelas, menggunakan huruf kapital. Daftar isi di isi dengan rapi dan urut.

2.  Bagian Inti

Pada bagian inti pada penelitian kualitatif ini terdapat latar belakang masalah yang bersumber dari pengalaman lapangan, induksi dari suatu teori, laporan penelitian, dan yang lainya. Yang kedua terdapat rumusan masalah yang sebaiknya dituangkan dalam bentuk kalimat tanya.

3.  Bagian Akhir

Bagian akhir berisi tentang dafta pustaka dan lampiran-lampiran yang digunakan sebagai acuan dalam menyusun penelitian ini.


BAB 2

LANDASAN TEORI


2.1 Kajian Teori

Pantai Prigi terletak di sebuah teluk yang dikelilingi oleh dua pegunungan yang mempesona. Keindahan alam ini menjadi salah satu daya tarik utama pantai Prigi. Pantai Prigi, yang terletak di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menawarkan keindahan alam yang mempesona. Berikut adalah beberapa aspek keindahan alam pantai Prigi:

        Pemandangan yang memukau: Pantai Prigi memiliki pemandangan yang indah, dengan hamparan pasir berwarna kecoklatan yang lembut dan air laut yang jernih. Keindahan pemandangan ini menjadi daya tarik utama pantai Prigi.

        Lokasi yang strategis: Pantai Prigi terletak di sebuah teluk yang dikelilingi oleh dua pegunungan, memberikan pemandangan alam yang spektakuler. Keindahan alam ini juga didukung oleh lokasi pantai yang strategis.

        Potensi fotografi: Pantai Prigi menawarkan potensi fotografi lanskap yang menarik. Foto -foto yang diambil di pantai ini dapat memperlihatkan keindahan alam yang unik dan memukau.

        Keindahan alam tropis: Pantai Prigi merupakan destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam tropis yang menakjubkan. Dikelilingi oleh hutan dan vegetasi yang hijau, pantai ini menawarkan pengalaman liburan yang menyegarkan.

Dengan keindahan alam yang dimilikinya, Pantai Prigi menawarkan pengalaman liburan yang menarik bagi pengunjung. Pemandangan yang memukau, lokasi yang strategis, potensi fotografi, dan keindahan alam tropis menjadikan pantai ini sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.

Terdapat beberapa kajian teori tentang pantai Prigi yang dapat menjadi dasar dalam memahami keadaan dan potensi pantai ini. Berikut adalah beberapa kajian teori yang relevan:

1.      Keindahan alam: Pantai Prigi terletak di sebuah teluk yang dikelilingi oleh dua pegunungan yang mempesona. Keindahan alam ini menjadi salah satu daya tarik utama pantai Prigi.

2.      Potensi perikanan: Pantai Prigi merupakan daerah penghasil ikan tangkap terbesar di wilayah bagian selatan Pulau Jawa dan memiliki Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN). Potensi perikanan yang melimpah menjadi salah satu aset penting pantai Prigi.

3.      Fotografi lanskap: Penelitian menunjukkan bahwa fotografi lanskap sangat berpengaruh dalam mempublikasikan dan mempromosikan wisata pantai Prigi. Penggunaan foto-foto yang menarik dapat meningkatkan daya tarik pantai Prigi sebagai tujuan wisata.

4.      Isu lingkungan: Pantai Prigi juga menghadapi berbagai isu lingkungan, seperti kelestarian sumber daya alam dan ketahanan pangan domestik. Kehidupan ekosistem pantai dan kelangsungan mata pencaharian masyarakat sekitar perlu diperhatikan dalam pengelolaan pantai Prigi.

Dengan memahami kajian teori tentang pantai Prigi, dapat diambil langkah-langkah yang tepat dalam pengelolaan dan pengembangan pantai ini. Upaya pelestarian lingkungan, pemanfaatan potensi perikanan secara berkelanjutan, dan promosi wisata yang baik dapat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pantai Prigi.

2.2 Kajian Hasil Penelitian Terdahulu

Berikut adalah beberapa hasil penelitian terdahulu tentang Pantai Prigi:

1.      Daya dukung kawasan wisata: Penelitian menunjukkan bahwa daya dukung kawasan wisata Pantai Prigi adalah sebanyak 390 wisatawan/hari. Hal ini menandakan bahwa pantai ini mampu menampung jumlah pengunjung yang cukup besar. Pengaruh terhadap perekonomian masyarakat: Berkembangnya destinasi wisata Pantai Prigi memberikan pengaruh yang besar terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Hal ini menunjukkan potensi ekonomi yang dimiliki oleh pantai ini.

2.      Perbedaan jumlah pengunjung dengan objek wisata lain: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan jumlah pengunjung antara Pantai Karanggongso dan Pantai Prigi, meskipun aspek promosi keduanya memiliki skor yang sama. Hal ini menunjukkan daya tarik yang dimiliki oleh Pantai Prigi.

3.      Hasil laut yang melimpah: Pantai Prigi terkenal akan hasil lautnya yang melimpah, sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin membeli hasil tangkapan laut.

4.      Pemanfaatan sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal: Penelitian menunjukkan bahwa kawasan wisata Pantai Prigi dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal, terutama dalam pembelajaran geografi di sekolah.

5.      Pengaruh komponen daya tarik wisata terhadap aspek fisik pantai: Penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara komponen daya tarik wisata dengan aspek fisik pantai Prigi, seperti kebersihan pantai, keindahan pemandangan, dan kenyamanan pengunjung.

Hasil-hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang potensi dan daya tarik Pantai Prigi, serta memberikan masukan untuk pengembangan dan pengelolaan yang lebih baik di masa mendatang.

2.3 Kerangka Berpikir

Judul: Daya Dukung Kawasan wisata pantai prigi di kecamatan Watulimo kabupaten Trenggalek (2018)

Peneliti: Tsalits Atana Haryadi, Joni Purwohandoyo

Tujuan: bertujuan untuk menganalisis keterkaitan zonasi kawasan wisata berdasarkan kenyamanan fisiologis dengan besaran daya dukung wisata serta mengesankannya terhadap wisatawan di kawasan wisata Pantai Prigi.

Hasil akhir: Penelitian ini menunjukkan hasil akhir besaran daya dukung kawasan wisata Pantai Prigi sebanyak 390 wisatawan/hari yang menandakan kawasan wisata Pantai Prigi tergolong aman dan terkendali jika dibandingkan dengan data jumlah kunjungan wisatawan di Pantai Prigi pada tahun 2011-2016. Zonasi kawasan wisata berada di luar zona optimal , tepatnya pada zona panas dan stres berdasarkan kenyamanan fisiologis. Zona ini memiliki suhu udara antara 20-32°C dan kelembaban udara lebih besar dari 55%. Besaran daya mendukung dan zonasi kenyamanan fisiologis berimplikasi pada wisatawan, baik dalam hal jumlah, frekuensi kunjungan maupun dalam pemilihan aktivitas wisata.

kesimpulan: Daya dukung pariwisata dengan letak atau zona wisata yang tergolong aman dan terkendali menjadi salah satu kunci ketertarikan wisatawan pada kawasan wisata pantai prigi.

BAB 3

METODE PENELITIAN


3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis yakni menggunakan metode kuantitatif. Metode kuantitatif sendiri merupakan teknik pengumpulan data dilakukan melalui olah data yang diambil dari internet.


3.2 Lokasi Penelitian

Peneliti melakukan penelitian di lokasi penelitian yang dilakukan di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.


3.3 Informan Penelitian

Informan penelitian terdiri dari informan utama yaitu nelayan pantai Prigi Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek dan informan tambahan yaitu istri dari masingmasing informan utama.


3.4 Teknik Pengumpulan Data

Peneliti meggunakan teknik Studi dokumen yang merupakan teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambar, hasil karya, maupun elektronik. Dokumen yang diperoleh kemudian dianalisis, dibandingkan dan dipadukan (sintesis) membentuk satu kajian yang sistematis, terpadu dan utuh.


3.5 Teknik Keabsahan Data

Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian kualitatif meliputi uji kredibilitas (perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi, atau mengadakan membercheck), transferabilitas, dependabilitas, maupun konfirmabilitas. Dalam melakukan penelitian tentang Pantai Prigi, metode keabsahan data yang digunakan harus dipilih dengan tepat sesuai dengan jenis penelitian yang dilakukan. Metode observasi, wawancara, data dokumentasi, uji kredibilitas, dan audit trail adalah beberapa metode yang dapat digunakan untuk memastikan keabsahan data dalam penelitian tentang Pantai Prigi.


3.6 Teknik Analisis Data

Analisis data kualitatif digunakan dalam penelitian tentang strategi pengembangan objek wisata Pantai Prigi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Tasikmadu, Watulimo, Trenggalek.

Metode ini melibatkan analisis data yang didapatkan dari wawancara dengan responden.

BAB 4

PEMBAHASAN


4.1 Partisipasi Masyarakat

Partisipasi masyarakat dalam penelitian tentang Pantai Prigi dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti:

1.      Wawancara: Metode wawancara digunakan dalam beberapa penelitian untuk mendapatkan data dari masyarakat sekitar Pantai Prigi, seperti dalam penelitian tentang pengaruh objek wisata Pantai Prigi terhadap aspek fisik, sosial, dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Watulimo.

2.      Aktivitas masyarakat: Penelitian tentang pengembangan kawasan wisata bahari di

Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, juga melibatkan aktivitas masyarakat di Pantai Prigi dan Pantai Karanggongso. Responden penelitian memberikan alasan yang cukup memperlihatkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata sangat penting.

3.      Aspek kelembagaan: Penelitian tentang arahan pengembangan kawasan wisata Pantai Karanggongso dan Pantai Prigi di Kabupaten Trenggalek menunjukkan bahwa aspek kelembagaan dan partisipasi masyarakat juga diperlukan demi perkembangan kawasan wisata pantai. Hal ini menunjukkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan kawasan wisata Pantai Prigi.

Dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam penelitian tentang Pantai Prigi, dapat diperoleh pemahaman yang lebih baik tentang potensi dan tantangan yang dihadapi oleh kawasan wisata ini. Partisipasi masyarakat juga dapat membantu dalam pengembangan dan pengelolaan kawasan wisata yang lebih baik dan berkelanjutan.


4.2 Ekonomi Pariwisata

Pantai Prigi memiliki potensi ekonomi pariwisata yang signifikan. Berikut adalah beberapa temuan dari penelitian terdahulu tentang ekonomi wisata Pantai Prigi:

1.      Penelitian tentang strategi peningkatan perekonomian masyarakat sekitar daerah wisata Pantai Prigi Kabupaten Trenggalek menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemasaran yang efektif dapat meningkatkan perekonomian daerah.

2.      Penelitian tentang pengaruh objek wisata Pantai Prigi terhadap aspek fisik, sosial, dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek menunjukkan bahwa Pantai Prigi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat setempat melalui sektor pariwisata.

3.      Penelitian tentang potensi pariwisata Pantai Prigi dalam mengembangkan sektor usaha masyarakat menemukan bahwa pengembangan pariwisata Pantai Prigi dapat memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat setempat, seperti usaha kuliner, kerajinan tangan, dan jasa transportasi.

4.      Penelitian tentang peran pemerintah dalam pengembangan industri pariwisata Pantai Prigi Kabupaten Trenggalek menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam mengembangkan pariwisata Pantai Prigi melalui kebijakan yang mendukung, pengelolaan yang baik, dan kerjasama dengan pihak swasta.

Dengan potensi ekonomi pariwisata yang dimilikinya, pengembangan Pantai Prigi dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat, termasuk peningkatan pendapatan, lapangan kerja, dan kesejahteraan umum.

BAB 5

PENUTUP


5.1   Kesimpulan

Pantai Prigi adalah pantai yang terletak di pesisir selatan Pulau Jawa, secara administratif masuk wilayah Desa Tasimadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Pantai Prigi memiliki potensi ekonomi pariwisata yang signifikan, dengan daya tarik yang unik dan belum tentu dimiliki oleh daerah lain. Pengembangan Pantai Prigi sebagai destinasi wisata yang menarik dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat, termasuk peningkatan pendapatan, lapangan kerja, dan kesejahteraan umum. Fasilitas penunjang di Pantai Prigi, seperti warung makan, pos keamanan, penjual cenderamata, tempat parkir, dan tempat ibadah, perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Kebersihan Pantai Prigi perlu diperhatikan, karena wisatawan pernah mengeluhkan masalah kebersihan di pantai ini. Pantai Prigi menawarkan pemandangan yang masih alami dan eksotis, dengan latar belakang bukit-bukit hijau. Dengan memperhatikan potensi dan tantangan yang ada, pengembangan Pantai Prigi sebagai destinasi wisata yang menarik dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan meningkatkan perekonomian daerah.


5.2   Saran

Berdasarkan      beberapa             sumber  yang      ditemukan,          berikut  adalah   beberapa             saran     untuk pengembangan Pantai Prigi:

1.      Peningkatan fasilitas penunjang, seperti toko souvenir, warung makan, MCK, mushola, parkir, pos informasi keamanan, sarana komunikasi, dan cottage.

2.      Peningkatan kebersihan Pantai Prigi.

3.      Peningkatan kerjasama antara pemerintah dan pihak swasta dalam pengembangan pariwisata Pantai Prigi.

4.      Peningkatan promosi dan pemasaran yang efektif untuk menarik wisatawan.

5.      Peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata, seperti pelatihan dan pengembangan keterampilan.

6.      Peningkatan pengelolaan dan pengembangan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan sarana transportasi.

Dengan memperhatikan saran-saran ini, pengembangan Pantai Prigi sebagai destinasi wisata yang menarik dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan meningkatkan perekonomian daerah.

DAFTAR PUSTAKA

Arjana, I Gusti Bagus. 2015.Geografi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.Jakarta:PT.RajaGrafindo Persada.

http://repo.uinsatu.ac.id/23305/9/BAB%20VI.pdf

Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JG/article/view/11249

Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung http://repo.uinsatu.ac.id/22971/7/BAB%20IV.pdf

e-journal UNESAhttps://ejournal.unesa.ac.id/index.php/swara-

bhumi/article/view/29529/27050

Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung http://repo.uinsatu.ac.id/26694/10/BAB%20IV.pdf

e-journal UNESAhttps://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitianpgsd/article/view/27957/25579

Rumah Jurnal UIN Alauddin Makassarhttps://journal.uinalauddin.ac.id/index.php/planomadani/article/view/28723/1478





Penulis :

Nama : ELDA SYAHRINA SETYO FARDIANA

NIT : 202312008

Program studi : Manajemen Logistik Angkatan 2023 

Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEUNIKAN DAN KEARIFAN DANAU SENTANI DI JAYAPURA

KEUNIKAN PULAU KOMODO DI LABUAN BAJO NUSA TENGGARA TIMUR

KEUNIKAN TENUN RAGI WO’I KHAS NAGEKEO DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR

TARIAN INDAH KABUPATEN SIKKA, MAUMERE, NTT